Bagaimana Bisa Setiap Ujian Solusinya Sabar dan Sholat?, Ini Jawabanya.

(Gambar/Pixabay)

Sahabat pasti pernah mengalami ujian berat yang seakan-akan tak sanggup untuk melewatinya?

Saat mengalami ujian Allah sama sekali tidak pernah menyuruh untuk memikirkan solusinya bahkan sampai pusing, letih, penat dan tertekan seakan-akan masalah tidak bisa dicarikan solusinya. Tetapi Allah hanya meminta untuk sabar dan sholat.

“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya hal demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang orang yang khusyu’, (QS. al-Baqarah: 45) 

Bagaiamana bisa sabar dan sholat bisa menyelesaikan ujian?, bagaimana korelasinya?

Sebelum menjawab pertanyaan diatas, ada beberapa prinsip penting yang harus dipegang. 
1. Setiap manusia pasti akan diuji.
2. Ujian akan diturunkan sesuai dengan kemampuan hambanya.
3. Ujian bertujuan untuk mengetahui siapa hamba yang terbaik.
4. Setiap ujian pasti akan ada kemudahan dan solusi
5. Allah yang memberikan ujian maka Allah pula yang dapat memberikan pertolongan dan solusi terbaik
6. Jika sudah datang pertolongan Allah maka tidak ada lagi ujian yang berat.

Ya betul sekali, jadi tugas kita adalah menggapai pertolongan dan rahmat dari Allah, karena tiada ada lagi ujian yang berat ketika sudah datang pertolongan Allah. Agar pendapat rahmat dan pertolongan Allah dalam setiap ujian syaratnya cukup dengan bersabar dan shalat.

Jadi mintalah pertolongan kepada Allah dalam setiap sujud sholat, mintalah pertolongan Allah dengan sabar dan hadapi ujian dengan sabar, yakinlah bahwa Allah akan menolong setiap hamba yang sabar dan sholat.

"Seorang hamba akan menjadi paling dekat dengan Rabb-nya saat ia sedang sujud. Maka, perbanyaklah doa (di dalamnya)." (HR Muslim no. 482)

Ujian itu ibarat bola yang sedang dilemparkan dari suatu ketinggian, jika kita bisa menyikapinya dengan sabar, selalu ikhlas dan tulus berdoa meminta rahmat dan pertolonganNya dalam setiap sujud panjang sholatnya, bisa tetap berusaha dan semangat menjalaninya, maka kita akan memiliki suatu dorongan untuk bisa memantul lebih tinggi.

Semakin tinggi ujian akan semakin tinggi keberhasilan. Namun jika kita menyerah maka ibarat bola telah pecah dan tidak akan pernah memantul menuju suatu derjat titik keberhasilan.

Semakin kita bersabar dan sholat  untuk meminta rahmat dan pertolonganNya dalam menghadapi ujian maka Allah akan menjadikan kita seperti bola basket yang dapat memantul dengan tinggi. Berbeda ketika kita keras, tidak sabar dan putus asa maka Allah akan menjadi seperti bola batu yang keras yang akan pecah ketika jatuh dan tidak dapat memantul tinggi. Ujian bukan dihadapi dengan kasar namun dengan sabar.

Ingat, bola ujian yang dijatuhkan, pasti sampai pada suatu titik puncak dasar pantulan, pilihannya ia bisa memantul atau bisa pecah. Ini bergantung tingkat kesabaran dan sholat yang dilakukan. Bukanlah kesabaran jika ia mempunyai batas. Karena ujian manusia juga ada batasnya, jadi kesabaran harus melebihi batas ujiannya agar bisa memantul.

Ketinggian menjatuhkan bola ujian setiap orang berbeda tergantung kualitas orang, ketika kita bisa memantul saat dijatuhkan dari ketinggian 100 mater maka Allah akan memberikan bola ujian yang ketinggianya 200 meter, ketika kita bisa memantul saat dijatuhkan dari ketinggian 200 meter maka akan semakin tinggu pula ketiggian yang akan diberikan, begitu seterusnya.

Jangan pernah mengeluh terhadap setiap ujian, karena ujian justru akan membuat kita menjadi semakin kuat dan derajat kita akan semakin naik dan Allah pasti akan memberikan sesuatu yang lebih baik selama kita bola ujian belum pecah dan kita masih sabar. Ujian bukan untuk dikeluhkan, taoi disyukuri.

Sahabt YukDakwah, libatkan dan dekatilah Allah dalam setiap ujian dengan sabar dan  berdoalah dalam setiap sujud panjangmu dalam shalat agar datang rahmat dan pertolonganNya. Ketika sudah datang rahmat dan pertolonganNya maka tiada lagi ujian yang besar.

Belum ada Komentar untuk "Bagaimana Bisa Setiap Ujian Solusinya Sabar dan Sholat?, Ini Jawabanya."

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel